
Menulis jadi Enak

Bagi sebagian orang, menulis merupakan kegiatan yang sulit dilakukan. Terkadang mereka memiliki ide didalam kepala, tetapi tidak dapat menerjemahkannya ke dalam sebuah tulisan. Apakah kancamuda termasuk kategori orang yang seperti itu?
Menulis memang bukan perkara mudah. Banyak orang menganggap menulis itu mudah. Padahal belum tentu tulisannya dapat mudah dipahami oleh orang lain (pembaca). Sebab, salah satu syarat bagus atau tidaknya tulisan adalah ketika tulisan kancamuda dibaca dan mudah dimengerti oleh pembaca.
Hal pertama yang perlu kancamuda lakukan adalah dengan cara rajin membaca artikel atau berbagai macam buku sumber bacaan, terutama yang berhubungan dengan topik yang akan ditulis. Semakin rajin membaca buku, maka pengetahuan dan konsep kancamuda tentang sebuah topik akan semakin luas dan dalam.
Setelah itu, kancamuda dapat membuat semacam kerangka tulisan. Hal ini dilakukan agar tulisan tersusun dengan baik. Selain itu, sebaiknya kancamuda tidak menulis secara bertele-tele. Pastikan tulisan kancamuda singkat, padat, dan jelas.
Jangan lupa juga menggunakan tanda baca dan jeda antar paragraph yang tepat. Jangan sampai kancamuda menulis sebuah paragraf tanpa ada tanda baca seperti titik atau membuat satu paragraf yang terdiri dari kalimat yang sangat banyak.
Agar tulisan kancamuda berhasil menarik perhatian pembaca, ada baiknya kancamuda memberikan judul yang menarik perhatian. Namun yang perlu diingat, jangan sampai judul yang dibuat terkesan terlalu berlebihan. Sebab, kancamuda harus mempertanggungjawabkan dengan isi tulisan nantinya.
Jangan lupa juga untuk membuat paragraf pembuka (lead) yang menarik. Lead yang menarik adalah lead yang berisi informasi inti dari tulisan yang akan kancamuda bahas.
Lebih baik lagi jika lead yang kancamuda buat berisi informasi atau fakta yang menarik atau bahkan mencengangkan.
Terakhir, sebelum tulisan kancamuda dibaca orang lain, sebaiknya kancamuda membaca kembali tulisan tersebut. Hal ini bertujuan untuk meminimalkan kesalahan tulisan dan bertanya kepada diri sendiri, apakah tulisan tersebut “enak” dibaca? Selamat menulis.
Berikut Alamat Email Media Massa
Media Nasional:
1. Republika:
Redaksi : redaksi@republika.co.id
Sekretariat Redaksi : sekretariat@republika.co.id
Webmaster ROL : webmaster@republika.co.id
2. Kompas:
(1) opini@kompas.com
(2) opini@kompas.co.id
3. Media Indonesia
redaksi@mediaindonesia.co.id
4. Suara Pembaruan
koransp@suarapembaruan.com
opinisp@suarapembaruan.com
5. Sinar Harapan
(1)redaksi@sinarharapan.co.id
(2)info@sinarharapan.co.id
6. Harian Pelita
hupelita@indo.net.id
7. Jawa Pos
(1) editor@jawapos.com
(2) editor@jawapos.co.id
8. Suara Karya
redaksi@suarakarya-online.com
9. Koran Tempo
ndewanto@mail.tempo.co.id
Media Daerah Sumatera
1. Waspada (Medan)
(1) redaksi@waspada.co.id
(2) waspada@waspada.co.id
2. SIB - Suara Indonesia Baru (Medan)
redaksi@hariansib.com
3. Batam Pos
redaksi@harianbatampos.com
4. Serambi Indonesia (Aceh)
(1) redaksi@serambinews.com
(2) serambi_indonesia@yahoo.com
5. Sriwijaya Post (Palembang)
(1) sripo@persda.co.id
(2) sripo@mdp.net.id
Media Daerah Jawa
1. Pikiran Rakyat (Jawa Barat)
berita@pikiran-rakyat.com
redaksi@pikiran-rakyat.com
info@pikiran-rakyat.com
2. Suara Merdeka (Jawa Tengah)
redaksi@suaramer.famili.com
3. Kedaulatan Rakyat (Yogyakarta)
redaksi@kr.co.id
4. Koran Bernas (Yogyakarta)
koranbernas@yahoo.com
7. Surabaya Post (Jawa Timur)
redaksi@surabayapost.info
admin@surabayapost.info
Catatan:
1. Email redaksi sejumlah harian/koran Indonesia di atas adalah email media cetak. Sedangkan email media online seperti detik.com, dll tidak termasuk di sini.
2. Perlu diketahui bahwa tulisan kita yang dimuat di media cetak, akan otomatis dimuat di website mereka masing-masing. Artinya, kalau tulisan kita tampil di website koran bersangkutan berarti dimuat di media cetaknya. Memang koran seperti Waspada (Medan) dan Riau Pos (Riau) pernah memiliki dua edisi online dan offline (cetak), tapi sekarang sudah tidak lagi.
3. Jangan pernah mengirim satu tulisan pada dua koran nasional atau dua koran yang satu daerah dalam waktu bersamaan. Karena kalau sama-sama dimuat di kedua koran tsb. kita akan mendapat sangsi berupa tulisan kita tidak akan lagi dimuat di keduanya. Akan tetapi, kalau dikirim pada dua koran yang lain segmennya, seperti ke koran nasional dan koran daerah itu tidak apa-apa walaupun seandainya sama-sama dimuat.
Bagi kancamuda yg berminat mengirimkan tulisan ke media cetak, surat kabar, koran dll, berikut sedikit tips dari saya:
1. Langkah pertama, cobalah menulis ke koran, bukan majalah. Karena kolom di majalah biasanya pesanan dari redaksi; biasanya diisi penulis yg sudah masyhur dan punya nama.
2. Jangan lupa tulis di subject email
sbb: “Artikel Opini: ” [judul tulisan anda di sini...]
3. Panjang tulisan antara 700 sampai 1000 kata (tapi biasanya masing-masing media punya acuan sendiri). Cara melihat jumlah kata: MS WORD –> tools–> wordcount —> words
4. Kirim ke media via email dalam bentuk MS WORDS via attachment.
thanks bget....